• Status Order
  • Tlp: 081220849842
  • SMS/WA: 081220849842
  • embriostoreid@gmail.com
Terpopuler:

Segarnya Budidaya Kentang

26 Januari 2021 - Kategori Blog

Kentang merupakan tanaman umbi-umbian yang berasal dari Amerika Selatan dan dibudidayakan sejak ribun tahun oleh penduduk disana. Kentang atau biasa disebut solanum tubersum ini berasal dari suku solanacease, memiliki batang umbi yang dapat dimakan dan disebut kentang. Selain itu tanaman kentang menyukai iklim yang sejuk, semusim, cenderung pendek dan tidak berkayu.

Budidaya Kentang

Tanaman kentang kini menjadi tanaman favorit di Negara bahkan menjadi makanan pokok penting di eropa. Walaupun pada awalnya memang umbi kentang ini dari amerika selatan tapi umbi kentang ini sudah dikembangbiayakan oleh penjajah portugis dan spanyol lalu dikembang biayakn di Negara eropa tersebut. Untuk Negara Indonesia sendiri kentang mungin masih cukup rendah karena dikonsumi hanya sebagai sayur dan cemilan, akan tetapi beda dengan eropa yang menjadikannya makanan pokok sehingga Indonesia sendiri mengekspor kentang kurang lebih 50.000-70.000 ton / tahun. Maka, prospek budidaya kentang ini sangat baik dan terus dibutuhkan.

Ada beberapa jenis umbi kentang yaitu umbi kentang putih, umbi kentang kuning dan umbi kentang merah. Untuk umbi kentang putih itu memiliki kulit dan daging umbi yang berwarna  putih, umbi kentang kuning itu memiliki kulit dan daging umbi yang berwarna kuning, sedangkan umbi kentang merah memiliki kulit berwarna merah dan daging  umbi yang berwarna kuning. Tetapi sesuai hasil survey dipasaran bahwa dari ketiga jeni kentang tersebut yang paling disukai oleh masyarakat yaitu jenis umbi kentang yang berwarna kuning karena memiliki rasa enak, gurih dan sangat empuk.

Selain itu, dipasaran banyak umbi kentang yang berwarna hiijau. Kentang yang berwarna hijau sebenarnya tidak layak untuk dikonsumsi karna umbi kentang yang berwarna hijau itu dipanen terlalu dini (dipanen sebelum waktunya) atau umbi tersebut terlalu banyak mendapat sinar matahari. Warna hijau dalam umbi kentang tersebut berasal dari solanin (senyawa alkaloid) yang bersifat racun sehingga dapat mengakibatkan buang air kecil berlebihan (sering buang air kecil), sakit perut dan bahkan sakit kepala. Maka dari itu hindari mengkonsumsi umbi kentang yang yang masih berwarna hijau.

Budidaya Kentang

 

Manfaat Kentang :

  1. Mengontrol Gula Darah

Kandungan pati dalam kentang dapat membantu kerja insulin, hormon pengendali gula darah menjadi lebih optimal dan lebih stabil.

 

  1. Membantu Pencernaan

Kentang mempunyai kandungan serat dan pati resisten yang berarti bias mendukung dan meningkatkan atau  memperbaiki sistem pencernaan.

 

  1. Mengandung Antioksidan

Antioksidan yang ada dalam kentang mampu mencegah radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh. Selain itu, kandungan karetonoid, asam fenolik, dan flavonio juga mampu menangkal radikal bebas.

 

  1. Membuat Kenyang

Kentang mempunyai kandungan karbohidrat sehingga dapat mengganti nasi dan mempunyai kalori yang lebih rendah sehingga membuat anda lebih kenyang. Selain itu, kentang mempunyai protein PI2 yang juga mampu mengurangi nafsu makan.

 

  1. Baik Untuk Tulang

Didalam kentang itu terdapat kandungan zat besi, zinc, fosfor, kalsium, magnesium yang sangat berguna untuk menjaga kesehatan tulang.

 

  1. Melindungi Organ Jantung

Umbi kentang memiliki kandungan vitamin C, vitamin B6, potassium dan serat, kandungan tersebut  baik untuk kesehatan jantung dan membantu menurunkan kolesterol sehingga dapat mengurangi resiko penyakit jantung.

 

  1. Menjaga Kesehatan Sistem Saraf

Umbi kentang mempunyai kandungan vitamin B6 dan kalium yang akan membant mengalirkan darah ke ota. Selain itu, ketika kita mengkonsumsi kentang maka akan menciptakan noreprinerfrin, seorotonin, dan dopamin sehingga dari ketiganya itu akan menyehatkan otak, bisa mencegah stress bahkan bisa mengobati stress.

 

  1. Mencerahkan Kulit

Kentang mempunyai kandungan vitamin A, Vitamin C dan Vitamin E yang cukup tinggi sehingga kentang memiliki khasiat untuk membantu mencerahkan kulit.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments

, , , , , , , , ,

 
Chat via Whatsapp

 
Chat via Whatsapp